bonds

    Fixed Income Daily Notes 10 April 2026

    Perusahaan

    Fixed Income

    Terbit Pada

    10 April 2026 - 08.04am
    vector
    pdf icon

    PDF

    Fixed Income Daily Notes 10 April 2026

    Lihat

    Terakhir diperbarui: 12-04-2026, 03:43

    Americas

    Pertumbuhan ekonomi AS kuartal IV melambat, konsumsi flat. Pertumbuhan ekonomi AS pada Q4 2025 direvisi turun menjadi 0,5% QoQ annualized, terutama akibat pelemahan investasi dan belanja pemerintah yang terkontraksi akibat shutdown, sementara konsumsi rumah tangga tumbuh lebih moderat di 1,9% dengan perlambatan pada barang dan jasa. Secara tahunan, ekonomi AS tumbuh 2,1% sepanjang 2025. Di awal 2026, konsumsi nominal masih menunjukkan ketahanan dengan belanja pribadi naik 0,5% MoM pada Februari, ditopang pembelian kendaraan dan layanan kesehatan.

    Konsumsi AS naik, inflasi inti dan pasar tenaga kerja tetap ketat. Belanja pribadi AS nominal naik 0,5% MoM pada Februari 2026, ditopang kenaikan belanja barang. Di sisi tenaga kerja, klaim pengangguran awal naik ke 219 ribu namun klaim berkelanjutan turun ke level terendah hampir dua tahun, menegaskan pasar kerja masih solid dengan tingkat PHK rendah. Sementara itu, indeks inti PCE naik 0,4% MoM dan 3,0% YoY, tetap jauh di atas target 2% The Fed, menandakan tekanan inflasi dasar masih kuat meski mulai menunjukkan moderasi tahunan.

    Yield Treasury stabil di level terendah sejak Maret, dolar melemah tipis. Imbal hasil US Treasury 10 tahun bertahan di sekitar 4,3%, terendah sejak pertengahan Maret, seiring pasar mencermati rapuhnya gencatan senjata Timur Tengah menjelang pembicaraan damai, dengan Selat Hormuz masih tertutup dan harga minyak kembali naik. Dari sisi data, inflasi PCE Februari sesuai ekspektasi, sementara pertumbuhan PDB Q4 direvisi turun dan klaim pengangguran awal meningkat tipis, menegaskan moderasi ekonomi. Risalah FOMC Maret menunjukkan kekhawatiran bahwa konflik berpotensi mem

     

    Europe

    Surplus dagang Jerman menyempit, produksi industri kembali melemah. Surplus perdagangan Jerman turun menjadi EUR19,8 miliar pada Februari 2026 dari EUR20,3 miliar di Januari, meski masih di atas ekspektasi, seiring lonjakan impor 4,7% MoM yang melampaui kenaikan ekspor 3,6% MoM. Di saat yang sama, produksi industri turun 0,3% MoM, berlawanan dengan ekspektasi. Secara tahunan, output industri masih stagnan menandakan pemulihan manufaktur Jerman lambat.

      

    Yield obligasi Eropa dan Inggris berbalik naik. Imbal hasil obligasi di UK dan Eropa mengalami kenaikan setelah penurunan tajam sehari sebelumnya. Kenaikan yield dipicu merosotnya kepercayaan pasar terhadap gencatan senjata dua pekan AS–Iran, seiring eskalasi baru konflik Lebanon, penolakan Teheran untuk melanjutkan perundingan, serta berlanjutnya blokade Selat Hormuz yang kembali mendorong harga energi. Kondisi ini menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi berbasis energi dan mendorong pasar menaikkan ekspektasi pengetatan kebijakan.

    Asia

    Pesanan mesin perkakas Jepang melonjak, kepercayaan konsumen anjlok. Pesanan mesin perkakas Jepang melonjak 28,1% YoY pada Maret 2025 ke rekor tertinggi didorong lonjakan permintaan luar negeri hingga 40,4%, menandakan prospek investasi manufaktur yang masih kuat terutama dari pasar ekspor. Namun kontras dengan itu, kepercayaan konsumen turun tajam ke 33,3 pada Maret 2026, terendah sejak Mei 2025, dengan seluruh komponen melemah signifikan seiring ketidakpastian yang kian membebani sentimen rumah tangga.

    Yield Jepang naik tipis, Australia tertahan di tengah risiko geopolitik. Yield obligasi pemerintah Jepang 10 tahun kembali menguat ke sekitar 2,4% seiring meredupnya optimisme atas gencatan senjata AS–Iran dan kekhawatiran inflasi energi, dengan pasar tetap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga BOJ bulan ini. Di Australia, yield 10 tahun bertahan di kisaran 4,9% setelah penurunan sebelumnya, sementara pasar masih mencermati risiko inflasi dari konflik Timur Tengah dan peluang pengetatan lanjutan oleh RBA.