BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    IMBAL HASIL OBLIGASI PEMERINTAH AS TURUN TAJAM PADA RABU

    Kategori

    Komoditi

    Terbit Pada

    08 April 2026

    09754192

    IQPlus, (8/4) - Imbal hasil obligasi pemerintah AS turun tajam pada Rabu pagi setelah pengumuman gencatan senjata selama dua minggu dalam konflik di Timur Tengah.

    Imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka 10 tahun patokan untuk pinjaman pemerintah anjlok lebih dari 10 basis poin menjadi 4,2399%.

    Imbal hasil obligasi jangka pendek dan panjang juga terpukul karena investor berbondong-bondong membeli obligasi AS. Imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka 2 tahun, yang lebih mengikuti pergerakan suku bunga jangka pendek Federal Reserve, turun 11 basis poin menjadi 3,7193% pada pukul 03.35 ET. Imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka 30 tahun turun 7 basis poin menjadi 4,8482%.

    Penurunan biaya pinjaman terjadi seiring meredanya kekhawatiran atas tekanan inflasi yang disebabkan oleh konflik selama lima minggu.

    Harga energi dengan cepat berbalik arah setelah penghentian permusuhan. Berdasarkan ketentuan perjanjian, Presiden Donald Trump telah setuju untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur Iran, sementara Teheran akan mengizinkan jalur aman kapal melalui jalur air penting Selat Hormuz "melalui koordinasi dengan Angkatan Bersenjata Iran", kata Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dalam sebuah pernyataan.

    Minyak mentah Brent, patokan global, turun di bawah $100 per barel pada awal perundingan, mencapai $94,49 penurunan 13,5%. Minyak mentah West Texas Intermediate AS turun hampir 15% menjadi $96,20 per barel.

    Risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan Maret akan dirilis pada hari Rabu, karena investor menyesuaikan kembali taruhan mereka pada pemotongan suku bunga Fed lebih lanjut. Pasar juga akan mengamati dengan saksama data suku bunga tetap 30 tahun terbaru dari Mortgage Banker Association sebuah barometer utama keterjangkauan perumahan di AS yang akan dirilis nanti.

    Data inflasi inti bulanan dan tahunan untuk bulan Maret akan dirilis pada hari Jumat. (end/CNBC)