HARGA BATU BARA KOKAS TIONGKOK BERFLUKTUASI JUMAT
Share via
Kategori
Komoditi
Terbit Pada
29 May 2026
14833387
IQPlus (29/5) - Harga batu bara kokas Tiongkok berfluktuasi pada hari Jumat tetapi menuju minggu terbaiknya dalam enam minggu, karena seruan Beijing untuk memastikan pasokan energi selama periode permintaan puncak musim panas hanya sebagian mengimbangi kekhawatiran pasokan yang dipicu oleh penangguhan tambang setelah kecelakaan fatal.
Upaya harus dilakukan untuk memastikan produksi dan pasokan sumber energi primer seperti batu bara dan gas alam untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik puncak, menurut pernyataan di akun WeChat perencana negara Tiongkok pada Kamis malam.
Hal itu membantu meredakan kekhawatiran atas kehilangan pasokan batu bara karena penghentian produksi di tambang di provinsi Shanxi yang kaya batu bara setelah ledakan gas pada Jumat malam lalu di tambang Liushenyu menewaskan 82 orang, memicu inspeksi keselamatan yang ketat di tambang, kata para analis.
"Pasar batubara mengencang menyusul penertiban keselamatan tambang China setelah ledakan gas, mendukung harga menjelang puncak permintaan musim panas," kata analis di pelacak perkapalan Kpler dalam sebuah catatan.
Kontrak batubara kokas yang paling banyak diperdagangkan di Bursa Komoditas Dalian (DCE) naik 0,19% menjadi 1.292 yuan ($190,57) per metrik ton pada pukul 02.29 GMT, kenaikan 10,1% sejauh minggu ini.
Kontrak kokas DCE yang paling aktif naik 0,45% menjadi 1.906,5 yuan per ton, naik 9,6% sejauh minggu ini.
Harga bahan baku, termasuk batubara kokas dan bijih besi, juga mendapat dukungan dari permintaan jangka pendek yang tangguh dari produsen baja.
Rata-rata produksi logam panas harian, sebuah indikator permintaan bahan baku, naik 0,1% dari minggu sebelumnya menjadi 2,41 juta ton per 28 Mei, tertinggi sejak Oktober lalu, menurut data dari perusahaan konsultan Mysteel.
Harga bijih besi berada dalam kisaran terbatas, dengan kontrak DCE yang paling banyak diperdagangkan naik 0,51% menjadi 784 yuan per ton, sementara bijih besi acuan Juni di Bursa Singapura turun 0,12% menjadi $105,15 per ton, pada pukul 0219 GMT.
Patokan baja di Bursa Berjangka Shanghai menguat. Harga besi beton naik 0,35%, baja gulungan panas naik 0,33%, kawat baja naik 0,12%, dan baja tahan karat naik 0,1%. (end/Reuters)
Riset Terkait
Berita Terkait
