bonds

    Fixed Income Daily Notes 27 February 2026

    Perusahaan

    Fixed Income

    Terbit Pada

    27 February 2026 - 07.49am
    vector
    pdf icon

    PDF

    Fixed Income Daily Notes 27 February 2026

    Lihat

    Terakhir diperbarui: 02-03-2026, 08:22

    Americas

    Klaim pengangguran AS tetap rendah meski naik tipis. Initial jobless claims AS naik 4.000 menjadi 212.000 pada pekan ketiga Februari, masih di bawah ekspektasi dan jauh di bawah rerata dua tahun terakhir, sementara continuing claims turun 31.000 menjadi 1.833.000, salah satu level terendah dalam 10 bulan. Klaim pegawai federal ikut turun, menegaskan pasar tenaga kerja yang tetap stabil di tengah kombinasi pelemahan perekrutan dan rendahnya tingkat PHK.

    UST 10Y turun % di tengah lonjakan permintaan safe haven. Yield Treasury AS tenor 10 tahun melemah ke 4,03%, level terendah tiga bulan, karena investor meningkatkan posisi di aset aman di tengah ancaman tarif 15% yang akhirnya ditetapkan hanya 10% dan tensi geopolitik terkait pembicaraan nuklir AS–Iran. Meskipun inflasi inti masih sticky dan data tenaga kerja tetap solid, pasar menunda ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed hingga Juli, membuat tenor pendek berkinerja lebih lemah akibat kenaikan pasokan bills. DXY stabil di sekitar 97,7 seiring minimnya katalis baru dan kekhawatiran atas arah kebijakan AS yang belum pasti.

     

    Europe

    Sentimen ekonomi Zona Euro melemah meski kepercayaan konsumen pulih. Indikator Sentimen Ekonomi (ESI) Zona Euro turun ke 98,3 pada Februari dari 99,3 sebelumnya, terseret pelemahan di sektor jasa, manufaktur, dan konstruksi. Kepercayaan konsumen justru sedikit membaik ke -12,2, sementara ekspektasi inflasi kembali naik di tengah tekanan harga yang berlanjut. Sentimen melemah terutama di Prancis dan Italia, sementara negara besar lain relatif stabil.

      

    Yield obligasi Eropa stabil menunggu data inflasi dan arahan kebijakan ECB. Yield Bund Jerman 10 tahun bergerak sedikit di atas 2,7% setelah penurunan sebelumnya, dengan pasar menanti rilis inflasi utama untuk melihat dampak penguatan euro terhadap tekanan harga dan arah kebijakan ECB. Yield BTP Italia bertahan di atas 3,3% dan OAT Prancis di atas 3,25%, didukung ekspektasi inflasi yang akan menuju target 2% seiring moderasi pertumbuhan upah. Pernyataan Presiden ECB Christine Lagarde bahwa bank sentral tidak akan melakukan intervensi langsung di pasar valuta asing turut meredam volatilitas, sementara pasar juga mencermati tarif global 10% AS serta perkembangan pembicaraan nuklir AS–Iran yang meningkatkan minat pada aset aman.

    Asia

    BOK tahan suku bunga di 2,5%, BOJ beri sinyal era pengetatan bertahap. Bank of Korea menahan suku bunga acuan di 2,5% untuk pertemuan keenam, mencerminkan keyakinan pada stabilitas inflasi, dukungan sektor semikonduktor, serta kehati‑hatian terhadap pelemahan won dan risiko kenaikan utang rumah tangga. Di Jepang, anggota dewan BOJ Hajime Takata menyebut kebijakan moneter berada di “fajar baru” menuju normalisasi, mendorong kenaikan bertahap suku bunga seiring perbaikan perilaku korporasi dan kondisi keuangan yang longgar, meski ia mengingatkan adanya risiko eksternal yang dapat mendorong inflasi lebih tinggi.

    Yield Korea turun, sementara yield Jepang naik karena sinyal hawkish BOJ. Yield surat utang Korea Selatan tenor 10 tahun turun ke sekitar 3,51%, level terendah sejak pertengahan Januari, setelah pemerintah memangkas penerbitan obligasi lebih dari KRW6 triliun pada kuartal I yang mendorong kenaikan harga obligasi. Sebaliknya di Jepang, yield JGB 10 tahun naik menuju 2,16% didorong komentar hawkish dari anggota dewan BOJ Hajime Takata serta sinyal bahwa bank sentral akan meninjau data pada pertemuan Maret–April sebelum memutuskan kenaikan suku bunga, membuat kurva yield menanjak seiring ekspektasi pengetatan bertahap.