BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

PERKUAT INFRASTRUKTUR DIGITAL, TBIG LEBARKAN SAYAP KE BISNIS NETWORK ACCESS POINT

Terbit Pada

16 July 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 15-06-2026, 04:48:pm

19643349

IQPlus, (16/7) - Emiten penyedia jasa infrastruktur telekomunikasi terintegrasi, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), secara resmi mengumumkan rencana strategis terkait perubahan kegiatan usaha yang akan dilakukan oleh salah satu entitas kendalinya.

Langkah korporasi ini ditandai dengan penerbitan dokumen keterbukaan informasi kepada para pemegang saham perseroan pada tanggal 16 Juli 2026. Inti dari pengumuman tersebut memuat rencana penambahan lini bisnis baru guna merespons dinamika kebutuhan pasar teknologi informasi terkini.

Perubahan kegiatan usaha tersebut akan dieksekusi oleh PT Tower Bersama (TB), selaku anak usaha terkendali yang memiliki peran vital bagi kinerja finansial induknya. Emiten mencatat bahwa PT Tower Bersama merupakan entitas anak yang kontribusi pendapatannya telah melebihi angka 20 persen dari total pendapatan konsolidasian perseroan.

Selama ini, operasional utama dari anak usaha tersebut fokus pada penyewaan menara telekomunikasi dan micro cell pole jangka panjang kepada berbagai operator seluler di tanah air. Dalam rencana ekspansi ini, PT Tower Bersama bakal memperluas portofolio bisnisnya dengan merambah Aktivitas Jasa Gerbang Akses Internet atau dikenal sebagai Network Access Point (NAP). Lini bisnis baru tersebut merupakan bagian dari Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia dengan kode KBLI 61107.

Melalui penambahan aktivitas operasional NAP ini, korporasi diharapkan mampu menyediakan layanan konektivitas digital yang jauh lebih komprehensif dan terintegrasi. Rencana perluasan lini bisnis ini tidak terlepas dari kepatuhan perseroan terhadap kerangka regulasi pasar modal yang berlaku di Indonesia. Pihak manajemen menegaskan bahwa keterbukaan informasi ini disampaikan guna memenuhi ketentuan operasional legalitas formal. Ketentuan tersebut merujuk pada Pasal 32 juncto Pasal 22 ayat (1) butir a Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17/POJK.04/2020 yang mengatur perihal Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

Secara finansial, kondisi keuangan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk terpantau berada dalam posisi yang stabil untuk menopang ekspansi jangka panjang tersebut. Berdasarkan laporan posisi keuangan konsolidasian per 31 Maret 2026, emiten mencatatkan total aset mencapai Rp46,51 triliun yang ditopang oleh ekuitas sebesar Rp13,26 triliun. Selain itu, laporan laba rugi kuartal pertama tahun 2026 menunjukkan performa positif dengan perolehan pendapatan interim senilai Rp1,71 triliun dan laba bersih periode berjalan sebesar Rp405,16 miliar.

Guna merealisasikan rencana penambahan kegiatan usaha anak usaha ini secara sah, perseroan wajib mengantongi persetujuan mutlak dari para pemilik modal. Manajemen TBIG telah menjadwalkan agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan diselenggarakan pada tanggal 24 Agustus 2026. Pertemuan penting ini direncanakan berlangsung mulai pukul 10:00 WIB hingga selesai dengan agenda utama pembahasan restu pemegang saham atas perubahan arah bisnis anak usaha tersebut.

Hingga periode akhir Juni 2026, kepemilikan saham mayoritas perseroan masih dipegang penuh oleh Bersama Digital Infrastructure Asia Pte. Ltd. dengan porsi hak suara mencapai 81,67 persen. Pemegang saham strategis lainnya diisi oleh PT Wahana Anugerah Sejahtera sebesar 9,41 persen, jajaran direksi-komisaris, serta porsi masyarakat umum sebesar 8,24 persen. Seluruh pemegang saham inilah yang nantinya memegang kendali atas keputusan akhir terhadap masa depan penetrasi digital korporasi. (end)