KEMENTRANS-SKK MIGAS KEMBANGKAN POTENSI MIGAS DI LAHAN TRANSMIGRASI
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
04 May 2026
12354801
IQPlus, (4/5) - Kementerian Transmigrasi bersama SKK Migas sepakat untuk mengembangkan potensi 13 sumur baru minyak dan gas bumi (migas) di area Hak Pengelolaan Lahan (HPL) transmigrasi Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
"Kementerian Transmigrasi insyaallah akan ikut menyumbang dalam swasembada energi untuk memenuhi kebutuhan minyak," ujar Menteri Transmigrasi (Mentrans) M Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam konferensi pers Pertemuan Kepala SKK Migas dengan Menteri Transmigrasi di Jakarta, Senin.
Saat ini, PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) telah mengelola 79 sumur yang berlokasi di area HPL transmigrasi Samboja.
Kemudian, lanjut Iftitah, SKK Migas menyampaikan terdapat temuan 13 sumur migas baru yang juga berlokasi di HPL transmigrasi Samboja.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Kementerian Transmigrasi bersama SKK Migas melakukan diskusi yang bermuara pada kesepakatan pemanfaatan HPL transmigrasi untuk mengembangkan sumur migas dengan Hak Pakai.
Hak Pakai adalah hak untuk menggunakan dan/atau memungut hasil dari tanah milik negara atau pihak lain dalam jangka waktu tertentu sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Jadi, HPL-nya tetap milik Kementerian Transmigrasi, tetapi nanti ada kerja sama yang win-win antara SKK Migas dengan Kementerian Transmigrasi. Kami sepakat bahwa opsi yang dipilih adalah pemanfaatan HPL transmigrasi," ucap Iftitah. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
