BSDE BUKUKAN PRAPENJUALAN RP2,54 TRILIUN PADA KUARTAL I 2026
Share via
Terbit Pada
04 May 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 21-08-2025, 02:10:pm
12355426
IQPlus, (04/5) - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BEI:BSDE), pengembang kota mandiri terbesar di Indonesia dengan proyek unggulan BSD City, mengawali tahun 2026 dengan kinerja positif dengan mencatatkan prapenjualan sebesar Rp2,54 triliun pada Kuartal I - 2026 atau setara dengan 25% dari target tahunan sebesar Rp10,00 triliun.
Pencapaian ini juga tumbuh 5% secara tahunan (yoy), dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,43 triliun. Hal ini mencerminkan daya tahan sektor properti residensial nasional. Kinerja tersebut didorong oleh kontribusi kuat dari segmen residensial sebesar Rp1,23 triliun (49%), diikuti segmen komersial sebesar Rp944,14 miliar (37%), serta lain-lain sebesar Rp364,39 miliar (14%).
Direktur BSDE, Hermawan Wijaya, menilai bahwa kinerja awal tahun ini menunjukkan bahwa minat pasar tetap terjaga, terutama pada proyek-proyek dengan lokasi strategis dan konsep terintegrasi.
"Kami melihat bahwa permintaan properti, khususnya di segmen residensial, masih cukup resilien. Hal ini didukung oleh kebutuhan hunian yang tetap kuat serta kepercayaan konsumen terhadap kawasan mandiri terintegrasi seperti BSD City," ujar Hermawan.
Menurutnya, strategi BSDE dalam menghadirkan produk yang tepat sasaran serta program pemasaran yang adaptif menjadi faktor kunci dalam menjaga momentum penjualan. Segmen residensial tetap menjadi pendorong utama, didukung oleh proyek-proyek unggulan di BSD City seperti Nava Park, Hiera, The Armont Residences, Eonna, Terravia, Vireya, serta peluncuran klaster baru "Izzi". Selain itu, proyek di Grand Wisata Bekasi, Kota Wisata Cibubur dan Grand City Balikpapan juga memberikan kontribusi positif terhadap prapenjualan.
Sementara itu, segmen komersial, penjualan ruko mendominasi dengan kontribusi Rp584,60 miliar, diikuti kavling komersial Rp246,67 miliar dan apartemen Rp112,87 miliar. Penjualan apartemen didukung oleh proyek seperti The Elements, Southgate dan Aerium di Jakarta, serta Akasa dan Upper West di BSD City.
Secara geografis, BSD City tetap menjadi tulang punggung dengan kontribusi sekitar 71% terhadap total prapenjualan, menegaskan daya tarik kawasan mandiri yang terintegrasi dan terus berkembang.
Ke depan, BSDE melihat peluang tetap terbuka seiring potensi stabilisasi suku bunga serta berbagai insentif yang dapat mendorong daya beli masyarakat. "Kami optimistis dapat mencapai target prapenjualan tahun 2026 sebesar Rp10,00 triliun, dengan tetap mengedepankan strategi peluncuran produk yang prudent, memperkuat jaringan pemasaran, serta didukung oleh program penjualan nasional kami "Royal Key" yang relevan dengan kondisi pasar," tutup Hermawan. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
