INDEF: STIMULUS TAHAP II BERPOTENSI BERI EFEK GANDA BAGI EKONOMI
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
18 August 2026
22960023
IQPlus, (18/8) - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menilai stimulus ekonomi tahap kedua 2026 berpotensi memberikan efek pengganda atau multiplier effect positif bagi perekonomian apabila instrumen yang diberikan berjalan efektif.
Menurut Esther, bantuan pangan, insentif transportasi, serta program magang dan vokasi memiliki fungsi masing-masing, mulai dari menjaga daya beli, meningkatkan mobilitas hingga memperkuat keterampilan tenaga kerja.
"Jika itu efektif, maka multiplier effect-nya akan berdampak positif ke perekonomian," kata Esther di Jakarta, Selasa.
Pemerintah mengalokasikan paket stimulus ekonomi semester II-2026 sebesar Rp26,34 triliun yang terdiri atas stimulus dan insentif Rp2,04 triliun, program magang dan vokasi Rp6,26 triliun, serta bantuan pangan Rp18,04 triliun. Pemerintah menggulirkan paket tersebut untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus momentum pertumbuhan ekonomi.
Pada komponen bantuan pangan, Esther menilai penyaluran beras kepada masyarakat berpendapatan rendah berfungsi menopang konsumsi sekaligus menjaga daya beli kelompok tersebut.
"Jika insentif bantuan pangan berupa penyaluran beras bagi 33,24 juta penerima manfaat, menopang konsumsi kelompok rentan, maka ini hanya untuk kelompok masyarakat berpendapatan rendah dan sifatnya hanya konsumsi. Fungsinya untuk menjaga daya beli masyarakat," ujarnya lagi. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
