ESDM DONGKRAK PENYERAPAN PANEL SURYA DOMESTIK LEWAT 100 GW PLTS
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
24 April 2026
11355335
IQPlus, (24/4) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendongkrak penyerapan panel surya yang diproduksi oleh industri dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan domestik dengan membangun 100 gigawatt (GW) pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
Pernyataan tersebut merespons kekhawatiran tertekannya industri panel surya di dalam negeri yang terdampak oleh tarif impor yang ditetapkan oleh Amerika Serikat (AS) hingga ratusan persen terhadap produk panel surya dari Indonesia.
"Arahan dari Presiden (Prabowo Subianto) itu bagaimana kita juga mempercepat untuk PLTS 100 GW untuk kebutuhan dalam negeri. Jadi, ini akan berimbang,"ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Jumat.
Terkait dengan advokasi untuk produk panel surya dari Indonesia yang terkena tarif impor AS, Yuliot menyampaikan masih melihat volume yang diekspor ke Amerika Serikat, dan berapa volume panel surya yang dikenakan oleh tarif AS.
Meskipun demikian, Yuliot menilai dengan Program 100 GW PLTS, terjadi peningkatan permintaan panel surya di dalam negeri.
"Dari Ditjen EBTKE (Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi) itu juga lagi membuat detailnya. Ini dilakukan prioritas itu kan 17 GW terlebih dahulu. Kemudian secara bertahap itu akan dipenuhi sampai dengan 100 GW," ujar Yuliot. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
