BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    EKSPOR CPO SUMBAR ALAMI LONJAKAN

    Kategori

    Komoditi

    Terbit Pada

    16 April 2026

    10541521

    IQPlus, (16/4) - Ekspor minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) asal Sumatera Barat (Sumbar) ke sejumlah negara Asia Selatan dan lainnya mengalami lonjakan di tengah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

    "Justru dengan adanya konflik global dan situasi global, itu berdampak kepada kenaikan harga CPO," kata Branch Manager PTP nonpetikemas cabang Teluk Bayur Fauzi di Kota Padang, Kamis.

    Berdasarkan data PTP nonpetikemas cabang Teluk Bayur, hingga Maret 2026 tercatat ekspor minyak kelapa sawit mentah mencapai 875.559 ton. Sementara, jika dibandingkan di periode yang sama tahun sebelumnya (year on year) ekspor CPO asal Ranah Minang hanya 648.606 ton.

    "Jadi ada kenaikan CPO yang dikirimkan ke India dan Pakistan," sebut dia.

    Sejak perang terjadi di kawasan Timur Tengah ia membenarkan para pengusaha minyak kelapa sawit mentah justru berlomba-lomba mengekspor salah satu komoditas unggulan asal Sumbar tersebut.

    Bahkan, minyak kelapa sawit mentah menjadi komoditas unggulan ekspor yang dikirim ke sejumlah negara Asia Selatan lewat PTP nonpetikemas cabang Teluk Bayur, Kota Padang khususnya pada 2025 dengan total 3.151.458 ton.

    Secara umum Fauzi mengatakan konflik di Timur Tengah antara Iran melawan Amerika Serikat dan sekutunya Israel, tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas bongkar muat, atau ekspor dan impor di pelabuhan setempat.

    Tambahan informasi, merujuk data Badan Pusat Statistik Sumbar, nilai ekspor provinsi setempat pada Januari-Februari 2026 sebesar Rp10,4 triliun. Nilai itu naik 42,94 persen jika dibandingkan periode yang sama 2025. (end/ant)