BP BATAM TUNDA PENYESUAIAN TARIF PETI KEMAS DI PELABUHAN
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
11 June 2026
16158788
IQPlus, (11/6) - Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menunda pemberlakuan penyesuaian tarif layanan peti kemas di Pelabuhan Batam untuk sementara waktu guna menjaga stabilitas iklim investasi, industri, dan perdagangan di kawasan khusus tersebut.
Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Francis menegaskan penundaan ini bukan mengabaikan modernisasi layanan kepelabuhanan, melainkan agar implementasi kebijakan tarif ke depan dapat berjalan lebih terukur, transparan, dan memberikan nilai tambah yang konkret bagi para pengguna jasa.
"BP Batam ingin memastikan bahwa modernisasi tarif harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas layanan. Setiap penyesuaian biaya wajib dapat dipertanggungjawabkan secara transparan, proporsional, dan berdampak langsung pada efisiensi di lapangan," ujar Fary dalam keterangan yang diterima di Batam, Kamis.
Menurut Fary, daya tarik investasi Batam saat ini berada pada momentum positif yang harus dipertahankan.
"Daya saing Batam sangat dipengaruhi oleh prediktabilitas dan efisiensi biaya logistik. BP Batam menilai bahwa biaya logistik merupakan salah satu variabel penting dalam keputusan investasi," kata dia.
Beban biaya yang ditanggung pelaku usaha tidak hanya bersumber dari satu komponen tarif resmi, tetapi akumulasi dari layanan terminal, jasa forwarding, pengangkutan (trucking), pengurusan dokumen, biaya sewa gudang (storage), hingga biaya keterlambatan seperti demurrage dan detention.
"Oleh karena itu, fokus kita tidak sekadar melihat besaran tarif resmi, tetapi bagaimana struktur biaya tersebut didistribusikan dari hulu ke hilir. Jangan sampai ada pembebanan tersembunyi yang tidak proporsional dan memberatkan pengguna jasa," tambah Fary. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
