BIAYA EKSPLORASI MCOL CAPAI USD307.864 DI TRIWULAN IV 2025
Share via
Terbit Pada
09 January 2026
00831077
IQPlus, (9/1) - PT Prima Andalan Mandiri, Tbk. (MCOL) menyampaikan kegiatan eksplorasi yang dikerjakan oleh anak usaha MCOL yaitu PT Mandiri Intiperkasa (MIP) di Triwulan IV (Oktober-Desember) tahun 2025.
Jie Jeanny Pratiwi Corporate Secretary MCOL dalam keterangan tertulisnya Kamis (8/1) menyampaikan bahwa Kegiatan eksplorasi PT Mandiri Intiperkasa di wilayah Kabupaten Tana Tidung dan Kabupaten Nunukan saat ini diprioritaskan untuk memperoleh data detil pada area rencana penambangan untuk 5 tahun kedepan. Selain itu, pengeboran juga dilakukan untuk memperoleh data yang bisa menambah sumberdaya dan cadangan batubara MIP.
Kegiatan pengeboran MIP mencakup pengeboran lubang terbuka (open hole) dan pengeboran inti (coring) untuk memperoleh data ketebalan lapisan batubara dan kualitasnya. Kegiatan pengeboran triwulan IV 2025 dilakukan oleh kontraktor PT Global Mining Services yang mengoperasikan mesin bor jenis Jacro 250, Jacro 350 dan Jacro 450 dengan kedalaman pengeboran maksimal 350 m. PT Global Mining Services juga melakukan kegiatan geophysical logging terhadap semua lubang pemboran.
Sementara itu Untuk uji kualitas batubara dilakukan oleh PT Superintending Company of Indonesia (Sucofindo). Seluruh kegiatan ini diawasi langsung oleh geologist PT Mandiri Intiperkasa dan selama Triwulan IV (Oktober - Desember) tahun 2025 PT Mandiri Intiperkasa melakukan pemboran sebanyak 62 (enam puluh dua) titik dengan total kedalaman 9.845,8 meter yang terdiri dari pengeboran lubang terbuka sebanyak 9.582,3 meter dan pengeboran inti sebanyak 263,5 meter dengan biaya sebesar USD307.864.
Jeanny menambahkan Rencana pengeboran untuk triwulan I (Januari - Maret) tahun 2026 direncanakan akanmelakukan pengeboran sebanyak 42 titik pemboran dengan total kedalaman 7.932 meter. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
