BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    TIMAH (TINS) HABISKAN RP42 MILIAR UNTUK EKSPLORASI

    Terbit Pada

    09 January 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 08-01-2026, 09:20:am

    00859512

    IQPlus, (9/1) - Emiten pertambangan timah pelat merah, PT TIMAH Tbk (TINS), resmi melaporkan realisasi kegiatan eksplorasi untuk periode Triwulan IV (Oktober-Desember) tahun 2025.

    Berdasarkan laporan resmi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Januari 2026, perseroan telah merealisasikan anggaran sebesar Rp42.733.784.833 untuk memperkuat cadangan komoditas timah di wilayah operasionalnya.

    Penyampaian laporan bernomor 0135/Tbk/UM-0010/26-S0.4.2 ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-E mengenai Kewajiban Penyampaian Laporan Berkala bagi perusahaan pertambangan. Dari total biaya yang dikeluarkan, sebesar Rp22,6 miliar dialokasikan untuk biaya operasional, sementara Rp20,1 miliar merupakan biaya investasi eksplorasi.

    Kegiatan eksplorasi perseroan di sektor laut difokuskan pada survei batimetri serta pengeboran eksplorasi dan pandu di perairan Bangka dan Kundur. Untuk mendukung aktivitas tersebut, PT TIMAH mengerahkan armada yang terdiri dari 6 unit Kapal Bor dan 4 unit Ponton Bor. Sepanjang triwulan tersebut, total kedalaman pengeboran laut berhasil mencapai angka 20.650,11 meter.

    Tak hanya di laut, eksplorasi darat juga dilakukan secara intensif meliputi pemetaan, survei geofisika ground magnetic, serta pengeboran timah aluvial dan pandu (primer dan aluvial) di Pulau Bangka dan Belitung. Pengeboran di darat tercatat mencapai total 13.117,55 meter. Langkah ini diambil guna memastikan keberlanjutan sumber daya dan cadangan timah di daratan yang menjadi basis produksi utama perseroan.

    Menatap awal tahun 2026, manajemen PT TIMAH Tbk menyatakan akan melanjutkan evaluasi dan rencana kegiatan bulan sebelumnya. Pada Triwulan I 2026, perseroan merencanakan penggunaan 4 Kapal Bor dan 4 Ponton Bor di perairan Bangka dan Kundur, serta melanjutkan pengeboran eksplorasi aluvial dan pandu di wilayah daratan. (end)