BAPPENAS: EKONOMI KREATIF BAGIAN STRATEGI PEMBANGUNAN NASIONAL
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
22 October 2026
29453732
IQPlus, (22/10) - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menempatkan sektor ekonomi kreatif sebagai bagian integral dari strategi pembangunan nasional melalui kreativitas dan inovasi.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2045 yang menempatkan ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan dengan target kontribusi ekonomi kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia meningkat menjadi lebih dari 8 persen pada 2029.
"Rencana pembangunan jangka menengah kita mengidentifikasikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru untuk berkembang, dengan ambisi untuk meningkatkan kontribusi hingga lebih dari 8 persen dari PDB pada 2029," kata Rachmat dalam acara pembukaan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026, di Jakarta, Kamis.
Rachmat mengatakan ekonomi kreatif telah menjadi mesin pertumbuhan baru melalui penguatan inovasi, pengembangan sumber daya manusia, dan peningkatan nilai tambah produk berbasis kekayaan intelektual.
Kinerja sektor ekonomi kreatif Indonesia pada 2025 turut menjadi landasan untuk mendorong pencapaian target tersebut. Dalam pidato itu disebutkan, sektor ekonomi kreatif menghasilkan investasi sekitar Rp183 triliun, ekspor hampir 32 miliar dolar Amerika Serikat (AS), serta menyerap tenaga kerja sekitar 27 juta orang.
Meski demikian, pengembangan ekonomi kreatif perlu diarahkan tidak hanya pada peningkatan jumlah produksi, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah dari karya dan inovasi lokal. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
