WIFI AKTIFKAN LEBIH DARI 3.100 SITE INTERNET RAKYAT DALAM TUJUH BULAN
Share via
Terbit Pada
08 October 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 02-10-2026, 04:26:pm
28048831
IQPlus, (8/10) - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) telah mengaktifkan lebih dari 3.100 site IRA - Internet Rakyat dalam waktu tujuh bulan. Pengembangan jaringan tersebut membuat layanan internet rumah berbasis teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) itu kini menjangkau hingga 3,1 juta rumah tangga.
Jaringan IRA - Internet Rakyat dibangun dan dioperasikan oleh anak usaha WIFI, PT Telemedia Komunikasi Pratama. Secara komersial, layanan tersebut telah beroperasi di lebih dari 94 kota dan kabupaten yang berada di wilayah Jawa, Maluku, dan Papua.
Dari cakupan tersebut, sebanyak 18 kota di Pulau Jawa telah memiliki cakupan jaringan penuh. Wilayah tersebut meliputi Tegal, Pekalongan, Banjar, Surakarta, Blitar, Cilegon, Pasuruan, Probolinggo, Kediri, Mojokerto, Serang, Madiun, Salatiga, Sukabumi, Batu, Magelang, Cimahi, dan Tasikmalaya.
Direktur Utama dan CEO SURGE, Hendrik Tee, mengatakan pembangunan lebih dari 3.100 site dalam tujuh bulan membutuhkan aktivitas tim di lapangan setiap hari di berbagai wilayah layanan.
"Setiap site yang kami aktifkan membawa layanan internet rumah yang cepat dan terjangkau kepada lebih banyak keluarga Indonesia. Inilah tujuan utama IRA - Internet Rakyat dihadirkan," ujar Hendrik.
SURGE menargetkan pembangunan jaringan IRA - Internet Rakyat mencapai 5.500 site hingga akhir 2026. Untuk mencapai target tersebut, perseroan mempercepat pembangunan jaringan melalui dua pendekatan.
Pertama, melalui kerja sama kemitraan strategis untuk mempercepat konektivitas antara site base station dengan jaringan serat optik. Kedua, melalui penempatan site di atap rumah masyarakat lewat program Rumah Sahabat IRA.
Program Rumah Sahabat IRA merupakan kemitraan dengan masyarakat sebagai penyedia lokasi untuk penempatan infrastruktur jaringan. Hingga 6 Oktober 2026, program tersebut telah menjangkau lebih dari 9.600 rumah mitra.
Seiring dengan pengembangan jaringan, SURGE juga memperluas saluran penjualan. Sahabat IRA yang merupakan saluran penjualan berbasis komunitas kini memiliki lebih dari 6.200 mitra terdaftar.
Perseroan juga menyebut saluran penjualan berbasis komunitas yang menyasar kelompok pelanggan tertentu turut mendukung perluasan jangkauan layanan.
SURGE optimistis dapat mencapai lebih dari 3 juta rumah tangga yang terhubung melalui IRA - Internet Rakyat dan Starlite, layanan internet berbasis Fiber-to-the-Home (FTTH) milik perseroan, hingga akhir 2026.
"Cakupan jaringan hanya akan memberikan manfaat nyata ketika keluarga dapat terhubung dengan layanan internet. Kami membangun jaringan dan saluran penjualan secara bersamaan, dan untuk sisa tahun ini, fokus kami adalah pada pelaksanaan," kata Hendrik.
Sementara itu, perseroan memastikan rencana pengembangan IRA - Internet Rakyat dan Starlite tetap berjalan sesuai rencana setelah Hashim S. Djojohadikusumo mengundurkan diri dari posisi Komisaris Utama, sebagaimana telah diungkapkan perseroan pada 1 Oktober 2026.
Menurut perseroan, pengunduran diri tersebut tidak berdampak material terhadap kinerja, kondisi keuangan, kedudukan hukum, maupun strategi bisnis SURGE. Perseroan juga tetap menargetkan pembangunan 5.500 site hingga akhir 2026.
SURGE menyampaikan apresiasi kepada Hashim atas arahan dan pengawasan selama menjabat sebagai Komisaris Utama sejak Juni 2026, termasuk pada periode ketika pengembangan IRA - Internet Rakyat telah mencapai lebih dari 3.100 site di wilayah Jawa, Maluku, dan Papua. (end)
