BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    RUPIAH MELEMAH SEIRING AKTIVITAS MANUFAKTUR AS MENGUAT

    Kategori

    Komoditi

    Terbit Pada

    24 February 2026

    05438836

    IQPlus, (24/2) - Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi aktivitas ekonomi dan manufaktur AS yang lebih kuat dari perkiraan.

    "Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang rebound setelah data menunjukkan aktivitas ekonomi dan manufaktur AS yang lebih kuat dari perkiraan,"ungkap Lukman di Jakarta, Selasa.

    Tercatat, indeks dari Dallas Fed Manufacturing AS mencapai angka 0,2 dari sebelumnya -1,2. Selain itu juga data Chicago National yang mencapai 0,18 poin, lebih tinggi dibandingkan sebelumnya yang hanya -0,21.

    Saat ini rupiah ada di Rp16.822 atau melemah 32 poin dari sebelumnya Rp16.790. Kendati data ekonomi AS mengalami penguatan, pelemahan rupiah diperkirakan terbatas seiring ketidakpastian seputar tarif yang masih cenderung menahan dolar AS.

    "Trump berbalik mengancam 15 persen tarif global yang merata, non resiprokal yang dianulir MA (Mahkamah Agung)," kata dia.

    Mengutip Sputnik, Presiden AS Donald Trump mengancam akan melipatgandakan tarif impor bagi negara-negara yang memanfaatkan putusan MA AS terkait pembatasan wewenang eksekutif, seraya menyebut dirinya tidak perlu persetujuan Kongres untuk menetapkan tarif.

    Ancaman itu dilontarkan Trump pada Senin (23/2) setelah Mahkamah Agung pekan lalu membatalkan dasar hukum pemberlakuan tarif impor karena konstitusi menetapkan wewenang tersebut berada di tangan Kongres. (end/ant)