RI MASUK LIMA BESAR NEGARA EKSPORTIR BESI-BAJA DUNIA BERKAT HILIRISASI
Share via
Kategori
Komoditi
Terbit Pada
04 February 2026
03454097
IQPlus, (4/2) - Menteri Perdagangan Budi Santoso (Busan) mengatakan Indonesia masuk lima besar negara eksportir besi dan baja dunia, setelah adanya kebijakan pemerintah dalam hilirisasi sebagai langkah meningkatkan nilai tambah dan daya saing global.
"Pada tahun 2019, Indonesia masih menempati peringkat ke-17 sebagai negara eksportir besi dan baja terbesar di dunia," kata Mendag dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu.
Selanjutnya, melalui upaya hilirisasi dan peningkatan kapasitas industri, Indonesia kini melompat jauh ke peringkat lima sebagai negara eksportir besi dan baja terbesar di dunia.
Dalam peringkat terbaru, empat negara di atas Indonesia adalah China peringkat pertama, Jerman kedua, Jepang ketiga, dan Korea Selatan keempat.
"Indonesia kini melompat jauh ke peringkat lima sebagai negara eksportir besi dan baja terbesar di dunia," ujar Mendag.
Ia menyebutkan pada tahun 2024, neraca perdagangan besi dan baja (HS 72) Indonesia mencatatkan surplus sebesar 15,08 miliar dolar AS yang berasal dari nilai ekspor sebesar 25,80 miliar dolar AS dan nilai impor sebesar 10,73 miliar dolar AS.
Lalu pada tahun 2025 neraca perdagangan besi dan baja Indonesia mencatatkan surplus yang meningkat menjadi 18,44 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Surplus tersebut didorong nilai ekspor sebesar 27,97 miliar dolar AS. Sementara nilai impor tercatat sebesar 9,53 miliar dolar AS.
"Pencapaian neraca perdagangan yang surplus konsisten ini selaras dengan peningkatan posisi Indonesia di kancah perdagangan global," jelasnya. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
