BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PURBAYA SEBUT SUDAH INTERVENSI PASAR OBLIGASI SEJAK PEKAN LALU

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    19 May 2026

    13857351

    IQPlus, (19/5) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, pihaknya sudah mulai melakukan intervensi di pasar obligasi sejak pekan lalu.

    "Dari Kamis minggu lalu sedikit, kemarin sedikit. Sekarang saya lihat lagi seperti apa," ujar Purbaya usai memimpin sidang aduan debottlenecking di Jakarta, Selasa.

    Purbaya menjelaskan, langkah yang ditempuh saat ini masih dilakukan melalui pengelolaan kas atau cash management. Menurutnya, kondisi pasar obligasi masih relatif terkendali sehingga pemerintah belum perlu memperluas intervensi melalui skema yang lain.

    "Ada memang kita menjaga, ada dua cara masuk melalui framework, atau melalui cash management kita sendiri. Ini baru cash management. Kalau framework nanti saya panggil SMI (PT Sarana Multi Infrastruktur) dan lain-lain untuk ikut. Tapi sekarang belum separah itu, keadaannya masih relatif lumayan lah. Kemarin aja saya sudah targetkan Rp2 triliun, hanya dapat Rp600 miliar," jelasnya.

    Lebih lanjut, Bendahara Negara itu mengatakan terbatasnya nilai transaksi tersebut menunjukkan tekanan jual di pasar obligasi tidak terlalu besar. Maka dari itu, pemerintah saat ini fokus memastikan harga obligasi tetap terkendali di tengah volatilitas pasar.

    "Artinya yang jual (obligasi) juga sedikit sebetulnya. Jadi kita memastikan harga bond tetap terkendali," kata dia.

    Diberitakan sebelumnya, Purbaya memastikan akan lebih aktif di pasar obligasi sebagai langkah membantu menstabilkan nilai tukar rupiah.

    "Kita sudah masuk ke bond market bertahap. Asing juga sudah masuk juga, jadi seharusnya ke depan, minggu-minggu ini akan lebih stabil," kata Menkeu Purbaya ditemui usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5).

    "Saya akan masuk setiap hari ke bond market," kata Menkeu menambahkan.

    Rencananya pemerintah akan menjalankan skema Dana Stabilisasi Obligasi (Bond Stabilization Fund) dengan menggunakan anggaran yang tersedia. (end/ant)