BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

POS INDONESIA LUNASI PEMBAYARAN DAN KOMPENSASI KETERLAMBATAN SUKUK IJARAH

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

27 July 2026

20752533

IQPlus, (27/7) - PT Pos Indonesia (Persero) melunasi pembayaran cicilan imbal ijarah sekaligus kompensasi kerugian akibat keterlambatan atas Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Pos Indonesia Tahap I Tahun 2024 Seri A-C ke-6. Pelunasan tersebut dilakukan pada Jumat, 24 Juli 2026, dan telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Laporan Informasi atau Fakta Material.

Berdasarkan surat keterbukaan informasi, penyelesaian kewajiban ini merupakan tindak lanjut atas surat dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 7 Juli 2026 mengenai penundaan pembayaran bagi hasil ke-6 untuk sukuk seri SIPOST01ACN1, SIPOST01BCN1, dan SIPOST01CCN1.

Sebelumnya, pada 22 Juli 2026, PT Pos Indonesia telah mengirimkan surat permohonan pembayaran cicilan dan kompensasi kerugian kepada pihak KSEI. Hal ini kemudian direspons oleh KSEI pada 23 Juli 2026 melalui surat permintaan dana kompensasi dan pengumuman kepada Direktur Pemegang Rekening.

"Pada tanggal 24 Juli 2026, PT Pos Indonesia (Persero) telah melakukan pembayaran atas bunga sukuk ijarah berkelanjutan I Pos Indonesia Tahap I tahun 2024 Seri A-C ke-6 (enam)," tulis Iwan Gunawan selaku Corporate Secretary and ESG PT Pos Indonesia (Persero) dalam laporannya kepada Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1 OJK.

Pada hari yang sama, perseroan juga menuntaskan pembayaran kompensasi kerugian akibat keterlambatan tersebut. Seluruh bukti transfer pelunasan kewajiban telah dikirimkan oleh pihak PT Pos Indonesia kepada KSEI melalui surat elektronik (email). Manajemen memastikan bahwa kejadian keterlambatan dan pembayaran kompensasi ini tidak memberikan dampak negatif terhadap perusahaan.

"Tidak terdapat dampak kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Emiten atau Perusahaan Publik," tegas laporan yang ditandatangani di Bandung tersebut. (end)