PERKUAT MODAL KERJA DAN EKSPANSI, INDORITEL (DNET) KANTONGI PINJAMAN RP2 TRILIUN
Share via
Terbit Pada
24 July 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 03-07-2026, 11:21:am
20439409
IQPlus, (24/7) - Emiten pengelola jaringan ritel dan industri konsumen, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (kode saham: DNET), resmi memperoleh fasilitas kredit revolving (Revolving Credit Facility/RCF) senilai Rp2 triliun dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk. Pinjaman bernilai fantastis tersebut diperoleh Perseroan tanpa perlu menyerahkan agunan atau jaminan aset (clean facility).
Kepastian perolehan pinjaman tersebut disampaikan oleh Manajemen Perseroan melalui keterbukaan informasi resmi pada Jumat, 24 Juli 2026. Penandatanganan Akta Perjanjian Fasilitas Kredit No. 20 dilakukan pada Kamis (23/7/2026) di hadapan Notaris Deni Thanur, S.E., S.H., M.Kn., di Jakarta Selatan.
Corporate Secretary Indoritel Makmur Internasional, Kiki Yanto Gunawan, menyampaikan bahwa fasilitas pinjaman RCF ini memiliki jangka waktu (tenor) selama 12 bulan terhitung sejak tanggal penandatanganan perjanjian. Suku bunga yang dikenakan memakai skema mengambang (floating rate), yakni mengacu pada IDR Cost of Fund (COF) ditambah marjin sebesar 0,75% per tahun.
"Fasilitas kredit ini akan dipergunakan untuk membiayai tujuan korporasi Perseroan secara umum (general corporate purposes), yang mencakup kebutuhan modal kerja (working capital), belanja modal (capital expenditure/capex) di lingkup Grup Perseroan secara berkala, serta pembiayaan rencana investasi mendatang," ujar Kiki dalam keterangan resminya.
Pihak manajemen memastikan bahwa penarikan fasilitas kredit sebesar Rp2 triliun ini tidak memberikan dampak negatif atau material terhadap kelangsungan usaha, kondisi keuangan, maupun aspek hukum Perseroan. Perseroan optimistis kewajiban pembayaran pokok dan bunga pinjaman akan berjalan lancar sesuai jadwal dan ketentuan perjanjian yang disepakati. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
