BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PEMERINTAH SERAP RP40 TRILIUN DARI LELANG SUN PEKAN INI

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    01 April 2026

    09049430

    IQPlus, (1/4) - Pemerintah menyerap dana senilai Rp40 triliun dari lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) pada 31 Maret 2026.

    Dalam siaran pers Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Selasa, total penawaran masuk yang tercatat pada lelang kali ini mencapai Rp58,22 triliun.

    Serapan terbesar berasal dari seri FR0109 (pembukaan kembali) yang dimenangkan sebesar Rp16,7 triliun dari penawaran masuk Rp19,93 triliun. Imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,57944 persen dengan jatuh tempo 15 Maret 2031.

    Serapan berikutnya berasal dari seri FR0108 (pembukaan kembali) yang dimenangkan sebesar Rp7,4 triliun dari penawaran masuk Rp12,22 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,86968 persen dengan jatuh tempo 15 April 2036.

    Dari seri SPN12270401 (penerbitan baru), pemerintah memenangkan dana sebesar Rp5 triliun dari penawaran masuk Rp6,6 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 5,45000 persen dengan jatuh tempo 1 April 2027.

    Selanjutnya, pemerintah memenangkan nominal sebesar Rp3,15 triliun dari seri FR0105 (pembukaan kembali) yang menerima penawaran masuk Rp3,59 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,92991 persen dengan jatuh tempo 15 Juli 2064.

    Dari seri FR0107 (pembukaan kembali), pemerintah menyerap dana sebesar Rp2,4 triliun dari penawaran masuk Rp3,16 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,91792 persen dengan jatuh tempo 15 Agustus 2045.

    Serapan berikutnya yaitu seri FR0106 (pembukaan kembali) yang dimenangkan sebesar Rp1,7 triliun dari penawaran masuk Rp4,91 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,93934 persen dengan jatuh tempo 15 Agustus 2040.

    Pemerintah meraup dana sebesar Rp1,5 triliun dari seri FR0102 (pembukaan kembali) dari penawaran masuk Rp1,91 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,92994 persen dengan jatuh tempo 15 Juli 2054.

    Kemudian, pemerintah menyerap menyerap penuh seri SPN12260702 (pembukaan kembali) yang menerima penawaran masuk Rp1,15 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 5,30000 persen dengan jatuh tempo 2 Juli 2026 dan pemerintah menyerap dana sebesar Rp1 triliun dari seri SPN01260502 (penerbitan baru) yang menerima penawaran masuk Rp4,75 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 4,90000 persen dengan jatuh tempo 2 Mei 2026. (end)