BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PELINDO PETIKEMAS ANTISIPASI PENINGKATAN ARUS LOGISTIK JELANG LEBARAN

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    06 March 2026

    06456660

    IQPlus,(6/3) - PT Pelindo Terminal Petikemas mengantisipasi peningkatan arus logistik menjelang Lebaran melalui berbagai persiapan di sejumlah terminal yang dikelola termasuk melakukan bongkar muat kapal jauh-jauh hari.

    Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra mengatakan sistem operasi terminal yang digunakan saat ini memungkinkan pihaknya menerapkan pelayanan bongkar muat kapal peti kemas sejak jauh-jauh hari.

    "Kami melakukan antisipasi sejak awal, terutama untuk lapangan penumpukan agar lebih optimal dalam menampung peti kemas karena kurang lebih selama 16 hari peti kemas ini akan berada di dalam terminal dengan adanya pembatasan angkutan barang," katanya di Surabaya, Jumat.

    Terminal dapat memprediksi tingkat kepadatan tambatan di dermaga (berth occupancy ratio) serta tingkat kepadatan lapangan penumpukan peti kemas (yard occupancy ratio).

    Pengelola terminal bersama pemangku kepentingan juga menyiapkan lokasi overbrengen atau pindah lokasi penumpukan sebagai cara untuk mengurai kepadatan di dalam area terminal.

    Langkah tersebut dilakukan agar kegiatan bongkar muat di dalam terminal peti kemas dapat berjalan dengan lancar.

    Selama libur lebaran, operasional terminal peti kemas akan tetap berlangsung penuh selama 24 jam dalam tujuh hari dengan pelayanan berlangsung sesuai jadwal dan perencanaan yang dilakukan.

    Widyaswendra pun mengimbau pengguna jasa untuk menggunakan layanan terminal booking system demi meminimalkan kepadatan dan terjadinya kemacetan di jalan raya saat akan mengirim maupun mengambil peti kemas sebelum libur dan setelah libur lebaran.

    Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Jawa Timur Sebastian Wibisono peningkatan volume arus logistik akan mencapai 80 persen lantaran Surabaya kerap menjadi jalur transit ke wilayah Timur seperti Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.

    Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pun diperkirakan baru kembali normal setelah April.

    "Menjelang Lebaran lonjakan arus logistik memang tidak bisa dihindari dan diprediksi volumenya akan meningkat 80 persen," kata Sebastian. (end/ant)