OJK: PERGERAKAN EKONOMI SYARIAH HARUS DILAKUKAN SEPANJANG TAHUN
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
02 April 2026
09155644
IQPlus, (2/4) - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari mengatakan pergerakan ekonomi syariah harus dilakukan sepanjang tahun.
"Ada persepsi kegiatan-kegiatan yang baik itu hanya dilakukan di bulan Ramadhan. Jadi kita bilang, wah gak bisa, harus sepanjang tahun kita menggerakkan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia," ujarnya dalam agenda Penutupan Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026, Jakarta, Kamis.
Dia menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam ekonomi syariah karena memiliki populasi muslim terbesar di dunia. Saat ini, Indonesia berhasil memimpin sektor halal dan berada di peringkat ketiga dalam Global Islamic Economic Indicator.
Di sektor keuangan syariah, negara ini juga menempati peringkat enam dari 10 besar dunia untuk aspek bank, asuransi, sukuk, dan dana sosial syariah.
Hingga Desember 2025, sektor jasa keuangan nasional menunjukkan pertumbuhan stabil dan resilien di tengah dinamika geopolitik global dengan total aset industri keuangan syariah meningkat meningkat 8,61 persen year on year (yoy) menjadi Rp3.100 triliun.
Secara rinci, total aset tersebut berasal dari perbankan syariah Rp1.067 triliun, pasar modal syariah Rp1.800 triliun, dan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) syariah Rp188 triliun. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
