BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    OCBC CATAT PERTUMBUHAN BERKUALITAS DENGAN LIKUIDITAS TETAP KUAT

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    10 April 2026

    09958634

    IQPlus, (10/4) - Presiden Direktur OCBC Parwati Surjaudaja mengatakan bahwa pihaknya mencatatkan pertumbuhan yang berkualitas sepanjang tahun 2025 dengan fundamental permodalan dan likuiditas yang tetap kuat di tengah dinamika global yang menantang.

    "Bank telah menjaga keseimbangan antara ekspansi kredit yang selektif, pengelolaan risiko yang baik, serta penguatan CASA (Current Account Saving Account) dan basis nasabah yang berkelanjutan. Kinerja ini mencerminkan OCBC yang berfokus pada pertumbuhan jangka panjang," ucapnya dalam konferensi pers pasca agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2025, dari keterangan resmi, Jakarta, Jumat.

    Tercatat, laba bersih sepanjang tahun lalu sebesar Rp5,1 triliun, meningkat year on year (yoy) dari tahun lalu yang sebesar Rp4,9 triliun.

    Dalam periode yang sama, CASA sebesar Rp141,1 triliun dari sebelumnya Rp114 triliun, jumlah dana pihak ketiga (DPK) Rp243,5 triliun dari Rp205,9 triliun, jumlah aset Rp308,1 triliun dari Rp281 triliun, dan jumlah ekuitas Rp43,9 triliun dari Rp40,7 triliun.

    Dalam hal transformasi digital, lanjutnya, OCBC mencatatkan perkembangan yang positif. Sepanjang tahun 2025, total frekuensi transaksi digital tumbuh sebesar 46 persen secara tahunan yang didukung pertumbuhan jumlah pengguna aktif internet banking dan OCBC Mobile Banking mencapai 13 persen secara tahunan, serta pertumbuhan pengguna aktif OCBC Business Mobile untuk nasabah korporasi sebesar 19 persen secara tahunan. Adapun total nilai transaksi mencapai sekitar Rp1.500 triliun selama tahun 2025.

    "Langkah OCBC menjadi perusahaan induk konglomerasi keuangan merupakan salah satu upaya untuk senantiasa memperkuat tata kelola dan manajemen risiko yang terintegrasi. Struktur ini bukan hanya memenuhi ketentuan regulator, tetapi juga memperkuat sinergi bisnis, efisiensi modal, dan daya saing kami dalam melayani kebutuhan nasabah secara lebih holistik," ungkap Parwati. (end/ant)