KREDIT BCA TUMBUH DOUBLE DIGIT, PEMBIAYAAN KE UKM DI ATAS RATA-RATA INDUSTRI
Share via
Terbit Pada
15 October 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 13-10-2026, 04:15:pm
28749769
IQPlus, (15/10) - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatatkan pertumbuhan double digit dalam penyaluran pembiayaan ke berbagai sektor, termasuk segmen korporasi, komersial, dan UKM. Total kredit BCA secara bank only tumbuh 10,5% per Agustus 2026, menembus Rp1.017 triliun. Pertumbuhan kredit BCA menjadi yang tertinggi di kelompok perbankan swasta, dan konsisten berada di atas rata-rata industri dalam 15 tahun terakhir. Pertumbuhan ini memperkuat tren positif penyaluran kredit BCA, yang sejak semester I 2026 untuk pertama kalinya menembus level Rp1.000 triliun.
Secara spesifik, penyaluran kredit BCA di segmen UKM per Juli 2026 tumbuh 6,9%, menyentuh angka Rp134 triliun. Capaian ini melampaui rata-rata pertumbuhan kredit UKM industri perbankan yang mencapai 1,2% YoY berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada waktu yang sama.
Wakil Presiden Direktur BCA John Kosasih mengatakan, "Pertumbuhan kredit BCA yang positif merupakan cerminan dari komitmen kami dalam memberikan pembiayaan bagi pelaku usaha di berbagai sektor. Kami melihat besarnya kebutuhan pelaku usaha untuk terus berkembang. Oleh karena itu, salah satunya kami menyediakan Kredit Multiguna Usaha MerDeKa (Material, Developer, dan Kontraktor) KMU MerDeKa, sebuah program kredit multiguna usaha untuk pelaku usaha di sektor material, pengembang, dan kontraktor. Kami senantiasa memperhatikan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit agar pertumbuhan yang dicapai dapat berlangsung sehat dan berkelanjutan".
BCA berkomitmen mendukung pelaku usaha agar dapat go national, go digital, go global, dan go halal. Karena itu, selain menyalurkan pembiayaan berkualitas bagi debitur, BCA turut mendampingi para pelaku usaha untuk berkembang dan lebih maju bisnisnya melalui berbagai program dari hulu ke hilir. Beberapa program BCA yang hadir untuk pelaku usaha di antaranya BCA Bangga Lokal, UMKM Go Export, Sertifikasi Halal, dan BCA UMKM Fest.
Pertumbuhan kredit BCA secara signifikan menunjukkan konsistensi perseroan dalam menghadirkan layanan perbankan yang relevan, serta memenuhi kebutuhan pembiayaan nasabah dari berbagai segmen secara seimbang. Sejalan dengan ekspansi pembiayaan, BCA berkomitmen menjaga pertumbuhan kredit dengan tetap memperhatikan kualitas aset. Per Agustus 2026, BCA mencatatkan NPL sebesar 1,8% dan LAR sebesar 4,7%.
BCA berkomitmen menjaga penyaluran kredit, kualitas pembiayaan, pertumbuhan bisnis, dan pengelolaan likuiditas. Perseroan juga senantiasa mendukung sektor produktif secara konsisten dengan tetap mempertimbangkan prospek usaha nasabah serta dinamika perekonomian.
"Dengan pertumbuhan kredit yang sehat, kualitas aset yang terjaga, serta dukungan pendanaan yang kuat, kami berharap dapat terus mendampingi nasabah dalam mengembangkan usahanya dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan," ujar John Kosasih. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
