BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    KEMENPERIN CETAK MASTER TRAINER INDUSTRI

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    26 May 2026

    14550507

    IQPlus, (26/5) - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) kompeten sebagai fondasi utama dalam mempercapat industrialisasi nasional. Upaya strategis ini dilakukan melalui penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri.

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, sektor industri manufaktur masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional, baik dari sisi kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) maupun penyerapan tenaga kerja. Oleh karena itu, penguatan SDM industri berbasis kebutuhan dunia industri menjadi prioritas pemerintah.

    "Pendidikan vokasi yang sukses harus berbasis pada kebutuhan riil di ruang produksi melalui prinsip link and match. Kemenperin berkomitmen membangun ekosistem dual system pada pendidikan vokasi yang kuat dan memiliki standar global," kata Menperin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (26/5).

    Menperin mengemukakan, realisasi penyerapan tenaga kerja sektor manufaktur mencapai 20,26 juta orang pada Agustus 2025. Selain itu, sektor industri pengolahan juga tercatat sebagai sumber pertumbuhan ekonomi terbesar pada awal tahun 2026.

    "Capaian tersebut menjadi landasan kuat bagi Kemenperin untuk terus memperluas program link and match antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan pasar kerja global," imbuhnya.

    Dalam rangka memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri, Kemenperin melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) berkolaborasi dengan Pemerintah Swiss melalui Swisscontact untuk menjalankan proyek Swiss Skills for Competitiveness (SS4C). Salah satu implementasinya adalah penyelenggaraan pelatihan Master Trainer Pelatih Tempat Kerja (In-Company Trainer/ICT) pada 18-25 Mei 2026 di Jakarta. (end)