KADIN SOROTI PENGUATAN KAPASITAS DUNIA USAHA GUNA HADAPI TANTANGAN
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
26 October 2026
29860668
IQPlus, (26/10) - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyoroti pentingnya penguatan kapasitas dunia usaha dalam menghadapi berbagai tantangan global, bertepatan dengan momentum dua tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Saya rasa yang paling penting adalah capacity building bagi dunia usaha untuk siap di dalam new normal economy, di mana ekonomi sekarang tentu sangat berubah dengan adanya geopolitik, climate change, dan juga bagaimana memasukkan Indonesia dalam global supply chain,"kata Anindya usai acara Kadin Geoeconomics Policy Dialogue di Jakarta, Senin.
Ia turut menekankan pentingnya peningkatan kapasitas UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Anindya mengingatkan bahwa UMKM mencakup 97 persen dari seluruh perusahaan di Indonesia sehingga penguatan kapasitas sektor tersebut menjadi hal yang krusial.
Upaya tersebut, ujar Anindya, juga akan menjadi fokus dalam revisi Undang-Undang Kadin yang diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu dekat. Revisi tersebut akan menitikberatkan pada advokasi kepada pemerintah, pembinaan, serta pendampingan bagi dunia usaha.
Pada Senin (26/10), Kadin Indonesia menggelar Geoeconomics Policy Dialogue sebagai bagian dari rangkaian Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2026.
Pada kesempatan tersebut, Dekan sekaligus CEO Asian Development Bank Institute (ADBI) Bambang Brodjonegoro menyampaikan pentingnya peran sektor swasta dalam membantu Indonesia keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle-income trap).
Ia mencontohkan Jepang dan Korea Selatan yang mengandalkan sektor swasta sebagai penggerak utama ekonomi. Sedangkan Tiongkok menerapkan model dengan peran state-owned enterprise (SOE) yang lebih dominan, meskipun sektor swasta tetap memiliki peran penting. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
