BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

INFLASI AGUSTUS 2026 NAIK 0,21%, HARGA PANGAN JADI PENYUMBANG TERBESAR

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

01 September 2026

24341215

IQPlus, (1/9) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Agustus 2026 meningkat menjadi 111,97 dari 111,73 pada Juli 2026. Kenaikan tersebut mencerminkan inflasi sebesar 0,21% secara bulanan. Sementara itu, inflasi secara tahunan mencapai 3,19% dan secara tahun kalender sebesar 1,86%.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan tekanan inflasi bulanan terutama berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Kelompok tersebut mencatat inflasi sebesar 0,57% dengan andil terhadap inflasi nasional sebesar 0,17%.

Daging ayam ras menjadi komoditas dengan kontribusi terbesar terhadap inflasi Agustus 2026, dengan andil sebesar 0,17%. Selain itu, cabai rawit, ikan segar, dan beras masing-masing memberikan andil 0,02%. Sejumlah komoditas lain seperti kacang panjang, buncis, jagung manis, ketimun, semangka, sigaret kretek mesin, dan sigaret putih mesin masing-masing memberikan andil 0,01%.

Tekanan inflasi juga berasal dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya. Kelompok tersebut mengalami inflasi sebesar 0,37% dan memberikan andil 0,03% terhadap inflasi Agustus. Emas perhiasan menjadi salah satu komoditas yang mendorong inflasi kelompok tersebut, dengan kenaikan harga sebesar 0,75% dan andil 0,02%.

Dengan perkembangan tersebut, inflasi Agustus 2026 terutama dipengaruhi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan serta emas perhiasan. Secara keseluruhan, BPS mencatat inflasi sebesar 0,21% secara bulanan, 3,19% secara tahunan, dan 1,86% sepanjang Januari-Agustus 2026. (end)

BCA Sekuritas | BCA Sekuritas