INDONESIA JADI TUAN RUMAH MR.D.I.Y. REGIONAL ART COMPETITION 2026
Share via
Terbit Pada
08 October 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 09-09-2026, 12:01:pm
28059587
IQPlus, (8/10) - Memasuki tahun kedua, kompetisi seni regional MR.D.I.Y. mempertemukan hampir 2.500 partisipan dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand, dengan 18 karya terpilih di tingkat regional dan dua seniman Indonesia meraih Grand Prize di kategori Umum serta Pelajar & Mahasiswa.
Memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan seni dan kreativitas, MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026 kembali digelar dan kini Indonesia menjadi tuan rumah. Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, kompetisi ini mempertemukan seniman dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand dalam tingkat regional, sekaligus membuka kesempatan bagi talenta seni untuk menampilkan karya, berbagi perspektif, dan mendapatkan eksposur yang lebih luas di Asia Tenggara.
Tahun ini, Indonesia juga mencatatkan pencapaian melalui dua seniman Indonesia yang meraih Grand Prize tingkat regional pada kategori Umum dan Pelajar & Mahasiswa.
Kompetisi regional ini merupakan kelanjutan dari MR.D.I.Y. Art Competition yang sebelumnya diselenggarakan di masing-masing negara. Tahun ini, MR.D.I.Y. mencatat hampir 2.500 partisipan dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand yang ikut serta dalam kompetisi ini, dengan 18 karya terpilih yang mewakili ketiga negara di tingkat regional.
"Bagi kami hadirnya kompetisi di tingkat regional memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat kreativitas dari perspektif yang lebih beragam. Melalui pertemuan seniman dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand, kami berharap ajang ini dapat mendorong ide-ide baru, saling menginspirasi dan mengapresiasi karya dari lintas negara, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi seniman dari kawasan Asia Tenggara untuk mendapatkan perhatian di tingkat regional," Edwin Cheah Direktur Utama, MR.D.I.Y. Indonesia
Mengangkat tema "Strength & Resilience", MR.D.I.Y. mengajak peserta mengeksplorasi berbagai makna kekuatan dan ketangguhan melalui perspektif personal maupun lingkungan di sekitar mereka. Tema ini memberikan ruang bagi peserta untuk menerjemahkan pengalaman, perspektif, dan aspirasi mereka ke dalam karya dengan pendekatan artistik yang beragam.
Proses kurasi dan penilaian dilakukan oleh dewan juri dari ketiga negara yang terdiri dari R.E. Hartanto (Contemporary Artist), Abigail Hakim (Art Collector), Asst. Prof. Vichaya Mukdamanee (Vice President for Art & Culture, Silpakorn University), Praneenut Niyomsin (Art Curator), Dr. Liong Mei Yin (Assistant Professor, Department of Multimedia Design & Animation, Universiti Tunku Abdul Rahman/UTAR), serta Ivan Gabriel (Art Curator & Gallery Manager), dengan mempertimbangkan kreativitas, kualitas artistik, teknik, serta kekuatan narasi yang disampaikan melalui masing-masing karya.
"Kami melihat kualitas dan keberagaman karya yang ditampilkan oleh peserta dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand pada tahap regional ini. Masing-masing peserta membawa karya terbaik mereka dan berhasil menerjemahkan tema Strength & Resilience melalui pengalaman dan perspektif yang berbeda. Setiap karya menunjukkan pendekatan artistik dan cerita yang beragam, yang memperlihatkan kekayaan perspektif seniman dari ketiga negara. Kami berharap pengalaman ini dapat mendorong para peserta untuk terus berkarya, berkembang, dan memperkenalkan karya mereka kepada audiens yang lebih luas,"Abigail Hakim - Kolektor Seni & Dewan Juri MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
