IMBAL HASIL OBLIGASI PEMERINTAH AS NAIK PADA RABU
Share via
Kategori
Komoditi
Terbit Pada
07 October 2026
27957595
IQPlus, (7/10) - Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (Treasury) naik pada Rabu setelah sempat turun pada sesi sebelumnya, seiring para investor menantikan lelang obligasi tenor 10 tahun yang banyak disorot serta risalah rapat terakhir Federal Reserve.
Imbal hasil obligasi acuan tenor 10 tahun naik 3 basis poin menjadi 5,307%, dan imbal hasil obligasi tenor 30 tahun naik 4 basis poin menjadi 5,69%. Sementara itu, imbal hasil obligasi tenor 2 tahun naik satu basis poin menjadi 4,801%.
Para investor menantikan dua peristiwa penting pada hari Rabu. Risalah rapat FOMC, yang dijadwalkan rilis pukul 14.00 waktu setempat (ET), akan dicermati untuk mendapatkan wawasan mengenai pengambilan keputusan kebijakan moneter The Fed. Dalam rapat bulan September, para pembuat kebijakan memutuskan untuk menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak tahun 2023.
Imbal hasil obligasi telah mengalami tekanan jual selama enam minggu terakhir akibat kekhawatiran investor terhadap inflasi dan kenaikan harga energi.
Berdasarkan perangkat FedWatch milik CME Group, para pelaku pasar kini memperhitungkan adanya peluang sebesar 78% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan berikutnya.
Departemen Keuangan AS berencana menjual surat utang (notes) tenor 10 tahun senilai $39 miliar melalui lelang pada hari Rabu. Lelang ini akan menguji apakah tingkat imbal hasil saat ini cukup menarik bagi pembeli, atau apakah investor akan menuntut premi yang lebih tinggi di tengah kekhawatiran mengenai inflasi, tingkat utang, dan risiko jangka waktu (term risk).
"Kami merasa optimis dengan penyerapan pasokan lelang tenor 3 tahun pada hari Selasa yang mencatatkan hasil sedikit lebih baik dari perkiraan dan tidak mengalami "tail" (imbal hasil lelang lebih tinggi dari perkiraan pasar) sebagaimana tren yang terjadi pada lelang-lelang kupon sebelumnya," ujar Ian Lyngen, Kepala Strategi Suku Bunga AS di BMO, bersama analis lainnya dalam sebuah catatan pada penutupan perdagangan hari Selasa.
"Tentu saja, pasokan obligasi tenor 10 tahun [pada hari Rabu] jauh lebih relevan dalam menentukan arah pergerakan suku bunga AS. Terlepas dari respons positif terhadap pasokan tenor 3 tahun, kami mengantisipasi adanya konsesi lelang yang signifikan menjelang pembukaan kembali penawaran obligasi tenor 10 tahun baik secara langsung maupun dalam konteks kurva imbal hasil," tambah para analis tersebut. (end/CNBC)
Riset Terkait
Berita Terkait
