BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    ID FOOD GELAR BAZAR PANGAN SERENTAK DI 80 LOKASI

    Terbit Pada

    11 August 2025

    22235537

    IQPlus, (11/8) - Holding BUMN Pangan ID FOOD memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) dengan menggelar Bazar Pangan ID FOOD di 80 titik yang tersebar di seluruh provinsi.

    Program ini berlangsung serentak mulai 12 Agustus 2025 hingga lima hari ke depan.

    Direktur Utama ID FOOD, Ghimoyo, mengungkapkan bahwa bazar ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok seperti gula kristal putih, beras, garam, dan minyak goreng dengan harga terjangkau, bahkan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

    "Kegiatan ini bagian dari upaya kami memberikan akses bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat," ujarnya.

    Ghimoyo mengatakan, gelaran Bazar Pangan ID FOOD akan dilaksanakan mulai Selasa hingga Sabtu, 12.16 Agustus 2025.

    Booth bazar buka dari pagi hari di pukul 09.00 waktu setempat hingga sore hari.

    "Titik bazar ID FOOD berlokasi di seluruh kantor cabang dan kantor anak perusahaan ID FOOD Group dari Aceh hingga Papua. Di beberapa titik kami juga bekerja sama dengan pemerintah desa dan kelurahan setempat, sehingga semakin dekat menjangkau masyarakat," jelasnya.

    Adapun sejumlah kota/kabupaten yang menjadi lokasi pelaksanaan bazar, seperti Ambon, Balikpapan, Banda Aceh, Bandar Lampung, Bandung, Banjarmasin, Bengkulu, Cirebon, Denpasar, Gorontalo, Jakarta, Jambi, Kendari, Kupang, Madiun, Makassar, Gianyar, Klungkung, Bogor, Cianjur.

    Kemudian Cikarang, Jember, Malang, Manado, Mataram, Medan, Padang, palangkaraya, Palembang, Palu, Pangkal Pinang, Pekanbaru, Pontianak, Purwokerto, Semarang, Serang, Solo, Surabaya, Tangerang, Yokyakarta, Sidoarjo, dan Singaraja.

    Untuk alamat 80 titik lokasi Bazar Pangan ID FOO dapat diakses pada website ID FOOD, yang dapat diakses melalui tautan berikut: idfood.co.id/blog/bazarpangan80titik.

    Ghimoyo menuturkan, pada bazar pangan menyambut kemerdekaan ini ID FOOD melibatkan 3 anak perusahaan perdagangan seperti PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) yang melaksanakan di 31 titik, PT Rajawali Nusindo di 39 titik, dan PT GIEB Indonesia di 4 titik.

    Selain itu juga melibatkan anak perusahaan lainnya yaitu PT Berdikari di sektor peternakan, PT Perikanan Indonesia di sektor perikanan, PT Garam di sektor industri garam, PT Sang Hyang Seri di sektor benih, dan di sektor industri gula yaitu PT PG Rajawali I, PT PG Rajawali II, dan PT PG Candi Baru.

    "Kami telah menyiapkan pasokan pangan pokok yang telah disebar ke seluruh titik mulai dari gula kristal putih, minyak goreng, beras, garam. Gula menjadi komoditas utama yang akan digenjot penjualan dan penyebarannya. Kami pastikan harganya di bawah HET, artinya di bawah Rp 17.500 dan di bawah Rp 18.500 untuk wilayah 3 TP," terangnya. (end)