BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

BCA PERLUAS PASAR INTERNASIONAL UNTUK DESA WISATA BINAAN

Terbit Pada

23 October 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 23-10-2026, 03:15:pm

29550803

IQPlus, (23/10) - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperluas akses pasar internasional bagi desa wisata binaan melalui program Bakti BCA. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Mega Familiarization Trip (Famtrip) di Desa Wisata Bukit Peramun, Kepulauan Bangka Belitung, dan Wisata Wayang Desa Wukirsari, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan ini menyasar Travel Agent & Tour Operator (TATO) internasional dan dilaksanakan di Bukit Peramun pada 13 Oktober 2026 serta di Wisata Wayang Desa Wukirsari pada 19 Oktober 2026. Sebanyak 50 pelaku industri pariwisata dari berbagai negara mengikuti kegiatan tersebut, antara lain dari Jerman, Inggris, Amerika Serikat, China, Jepang, Thailand, India, dan Arab Saudi.

Melalui kegiatan ini, BCA mempertemukan pengelola desa wisata binaan dengan pelaku industri pariwisata mancanegara. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan kemitraan, memperkenalkan paket wisata, serta membuka peluang kunjungan wisatawan internasional ke kedua destinasi tersebut.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, mengatakan pengembangan Desa Bakti BCA dilakukan melalui pembinaan kapasitas sumber daya manusia (SDM), penguatan kelembagaan, serta dukungan promosi dan perluasan akses pasar.

Menurut Hera, perluasan akses pasar menjadi tahapan penting setelah masyarakat desa memiliki kualitas dan kapasitas yang memadai untuk mengembangkan potensi wisata.

Dua desa wisata yang dikunjungi menawarkan daya tarik alam dan budaya yang berbeda. Desa Wisata Bukit Peramun di Belitung, misalnya, berada di kawasan UNESCO Global Geopark Belitong dan menawarkan hutan konservasi, batuan granit purba, serta satwa endemik Tarsius bancanus atau pelilean.

Destinasi tersebut juga mengembangkan konsep Hutan Digital yang memanfaatkan teknologi interaktif melalui pemindaian kode QR untuk membantu wisatawan mengenali keanekaragaman hayati. Selain wisata alam, pengunjung dapat mengenal budaya lokal melalui Tari Sekapur Sirih dan tradisi makan Bedulang.

Sementara itu, Wisata Wayang Desa Wukirsari di Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menawarkan pengalaman seni dan budaya melalui kerajinan tatah sungging wayang kulit yang dikelola masyarakat setempat. Wisatawan juga diperkenalkan dengan kuliner khas Yogyakarta, seperti gudeg manggar dan ayam ingkung.

Desa Wisata Wukirsari sendiri telah memperoleh pengakuan sebagai salah satu Best Tourism Villages dari UN Tourism pada 2024. Melalui kunjungan tersebut, pengelola berharap dapat memperkenalkan pengalaman wisata budaya kepada jaringan pelaku industri pariwisata internasional.

BCA menjalankan program Desa Bakti BCA melalui dua fokus utama, yakni peningkatan kapasitas SDM dan kelembagaan (capacity building) serta perluasan akses pasar (market access) melalui promosi dan pembentukan kemitraan berkelanjutan.

Dari sisi hasil, upaya perluasan akses pasar luar negeri bagi Desa Bakti BCA menghasilkan pendapatan sebesar Rp536 juta selama periode 2024-2025. Pada 2026, BCA kembali memperluas promosi melalui partisipasi dalam pameran pariwisata ITB Berlin, dengan nilai potensi bisnis (potential value) mencapai Rp1,9 miliar.

Selain itu, kontribusi BCA terhadap pendapatan desa wisata dan UMKM tercatat sebesar Rp2,22 miliar pada semester I-2026. Jumlah tersebut terdiri atas kontribusi untuk sektor UMKM sebesar Rp1,92 miliar dan paket wisata sebesar Rp301 juta.

Hera mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen BCA dalam menerapkan prinsip creating shared value atau penciptaan nilai bersama. Melalui pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, BCA berharap dapat mendorong perekonomian lokal, meningkatkan kesejahteraan warga, serta memperluas posisi destinasi wisata Indonesia di pasar global. (end)