BAPPENAS: DATA SEBAGAI KEKAYAAN STRATEGIS UNTUK MEMAJUKAN BANGSA
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
05 November 2026
30850629
IQPlus, (5/11) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy mengungkapkan data sebagai kekayaan strategis untuk memajukan bangsa.
"Bagaimana menjadikan data yang tersebar sebagai kekuatan bangsa, sebagai bagian dari kedaulatan untuk memajukan bangsa. Sebab data bukan hanya milik sistem pemerintah, data adalah kekayaan strategis bangsa, data adalah kekayaan masa depan kita. Ada istilah data is the new oil," ujar Rachmat dalam Sosialisasi Undang-Undang tentang Satu Data Indonesia di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, mungkin tampaknya sederhana, Undang-Undang Satu Data Indonesia. Tapi di situlah sebenarnya pentingnya satu data.
"Tadi kami diskusi dengan Bapak Menteri Dalam Negeri, betapa data yang tepat, data yang diperoleh dengan cepat, dan data yang diperoleh dengan akurat, itu adalah awal daripada pembangunan nasional yang sebaik-baiknya," katanya.
Rachmat mengatakan minyak masih menjadi kekayaan, menjadi unsur kemajuan, namun sekarang Indonesia sudah punya Undang-Undang Satu Data Indonesia.
"Namun demikian, agar data benar-benar menjadi kekuatan, ada kenyataan yang perlu kita hadapi. Mengapa ada? Karena data harus tersusun dengan baik. Data harus dibuat lebih sistematis, dan data harus dibuat lebih tepat, lebih cepat, dan lebih akurat: data kependudukan, data pendidikan, data kesehatan, data pertanian, data lingkungan, data keuangan, hingga data citra satelit," katanya. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
