BAHLIL: IMPOR BIOETANOL AS UNTUK PENUHI SELISIH PRODUKSI DALAM NEGERI
Share via
Kategori
Komoditi
Terbit Pada
04 March 2026
06240772
IQPlus, (4/3) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan rencana impor bioetanol dari Amerika Serikat (AS) akan dilakukan untuk memenuhi selisih antara kebutuhan dengan produksi di dalam negeri.
"Untuk impor etanol ini, apabila antara kebutuhan kita dan produksi kita itu kurang. Misalkan produksi kita 10, kebutuhan kita 20, 10-nya bisa impor, salah satunya dari Amerika," ujar Bahlil ketika dijumpai setelah Konferensi Pers Perkembangan Terkini Timur Tengah dan Implikasi Terhadap Sektor ESDM, yang digelar di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (3/3).
Untuk spesifikasi bioetanol yang diimpor dari Amerika Serikat, Bahlil menyampaikan kadarnya harus 99,9 persen. Spesifikasi itu bertujuan agar tidak terjadi perdebatan, sebab bioetanol yang diimpor akan digunakan untuk bahan bakar minyak (BBM).
Selain untuk BBM, etanol yang diimpor juga bisa dipakai untuk kosmetik dan bahan-bahan industri.
Untuk spesifikasi bioetanol yang ditujukan untuk kebutuhan lain (selain campuran BBM), Bahlil menyerahkan kepada pabrik yang terkait untuk menentukan spesifikasinya.
"Dan itu kan tergantung dari spesifikasi pabrik dan kebutuhan industri apa yang mereka akan pakai," ucapnya. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
