Login
Language
Halo BCA 1500888 tkn 9
Close
Close

News

24 September 2021

Daily News

Friday, 24 September 2021

12:57 PM - Source : news.iqplus.info

ANAK USAHA JAPFA DORONG INOVASI TEKNOLOGI AKUAKULTUR OLEH GENERASI MUDA

66123005

IQPlus, (24/9) - PT Suri Tani Pemuka (STP) anak usaha JAPFA umumkan pemenang dari InnovAction Competition, yakni lomba karya tulis ilmiah yang diinisiasi oleh STP bagi seluruh mahasiswa/i dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dengan mengusung tema .Inovasi Menuju Industri Akuakultur 4.0..

Tiga juara umum yakni SIMTASTER dari Universitas Brawijaya dengan idenya Alat Pemantau Kualitas Lobster Berbasis Mesin Learning dan Sistem IoT Guna Meningkatkan Produksi Budidaya Lobster, Raja Brawijaya dari Universitas Brawijaya dengan idenya Inovasi Teknologi Grading dan Counting Benih Udang Berbasis Artificial Intellegence Terintegrasi IoT dan Iwakku Tech dari PSDKU Universitas Airlangga Banyuwangi dengan idenya Optimalisasi Sequential Batch Reactor Berbasis Teknologi 4.0 sebagai upaya Pengelolaan Limbah secara Modern untuk Mewujudkan Sustainable Aquaculture serta 1 juara favorit Maggochine dari Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo dengan idenya Konsep Pembuatan Maggochine (Maggot Automatic Machine) Alat Pakan Ikan Mandiri Bahan Baku Maggot di Tengah Pandemi Covid-19 berhak menerima uang tunai dari STP. Lebih jauh lagi, ide atas inovasinya tersebut bekesempatan ditinjau lebih lanjut untuk nantinya diuji coba pada operasional bisnis STP.

Tinggal Hermawan, S.Pi., M.Si . Direktur Kawasan dan Kesehatan Ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dalam acara final InnovAction Competition (23/09) menyampaikan, "KPP sangat mendukung dan mengapresiasi program InnovAction STP, karena jika dilihat program ini juga sejalan dengan kebijakan KKP dalam menyukseskan 2 program utama bududaya perikanan, yakni pengembangan budidaya perikanan berbasis ekspor yang didasari atas riset, dan peningkatan produksi perikanan dalam negeri untuk menciptakan sentra budidaya perikanan lokal.

Dimana kompetisi ini merupakan salah satu gerbang bagi milenial untuk menghadirkan teknologi inovasi 4.0 yang dapat turut menciptakan budidaya perikanan yang mandiri dan dapat menjadi pendorong ekonomi di masing-masing daerah."

InnovAction Competition telah dimulai sejak Juni lalu dengan total peserta sebanyak 32 kelompok dari 17 universitas yang telah mengikuti proses seleksi hingga akhirnya terpilih 8 finalis. Kemudian proses dilanjutkan dengan presentasi akhir pada 22-23 Sepetember untuk penentuan pemenang oleh dewan juri. Uniknya, tiap kelompok berisikan berbagai mahasiswa lintas jurusan untuk menyatukan berbagai ide inovasi mereka.

"InnovAction diselenggarakan untuk meningkatkan minat generasi muda Indonesia dalam menciptakan inovasi dibidang akuakultur, yang tentunya dapat menjadi sumbangsih bagi pembangunan dan perngembangan industri akuakultur yang berkelanjutan,. papar Ardi Budiono, Direktur Utama STP.

InnovAction menghadirkan dewan juri dari berbagai latar belakang, baik dari pelaku usaha hingga akademisi, diantaranya: Prof. Ir. Tri Winarni Agustini, M.Sc., Ph.D. . Universitas Diponegoro, Dr. A. Shofy Mubarak, S.Pi., M . Universitas Airlangga, Dr. Ir. Kukuh Nirmala, M. Sc. . Institut Pertanian Bogor, Andi Kurniawan S.Pi, M.Eng, D . Universitas Brawijaya dan Muhammad Fuadi, M. Si. . sebagai perwakilan dari STP

Penilaian ide inovasi terdiri dari 3 aspek utama, yakni High Impact artinya ide tersebut memiliki dampak secara ekonomi dan memiliki solusi terhadap permasalahan, disamping itu ide yang diajukan harus mampu mengoptimalisasikan sumber daya yang dimiliki.

Yang kedua, Easy To Fix artinya ide tersebut dapat diterapkan di industri nyata, mudah diterapkan dengan biaya yang minim namun dengan hasil yang maksimal. Dan yang terakhir, Project Systematic artinya penyampaian presentasi kelompok harus terstruktur dan terarah, serta presentasi didukung oleh data yang dapat dipertanggungjawabkan dan tiap kelompok mampu menjawab pertanyaan secara tepat dan mudah dipahami.

"Melalui kompetisi ini kami menemukan berbagai ide menarik dari para generasi muda Indonesia. Selamat khususnya kepada pemenang terpilih dan tentunya seluruh peserta InnovAction. Kami yakin bahwa kedepannya mereka ini akan menjadikan dunia akuakultur Indonesia lebih baik lagi dan tentunya dapat membawa nama Indonesia bersaing di kancah internasional dengan inovasi-inovasi teknologi yang semakin berkembang," pungkas Ardi.(end)

Finalis InnovAction 2021:

1. Udang Vannamei-Institut Pertanian Bogor

Penggunaan Kombinasi Teknologi Microbubble dan Bioflok pada Budidaya Udang Vannamei

2. Iwakku Tech-PSDKU Universitas Airlangga Banyuwangi

Optimalisasi Sequential Batch Reactor Berbasis Teknologi 4.0 sebagai upaya Pengelolaan Limbah secara Modern untuk Mewujudkan Sustainable Aquaculture

3. South Star Aquaculture-Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran

Aplikasi Kincir Mini Pada Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Skala Rumah Tangga

4. Gravita Agni-Universitas Brawijaya

Pengaruh Penambahan Ekstrak Daun Tamarindus Indica L. Pada Pakan Ikan Sidat Sebagai Pencegah Infeksi Aeromonas hydrophila

5. SIMTASTER-Universitas Brawijaya

Alat Pemantau Kualitas Lobster Berbasis Mesin Learning dan Sistem IoT Guna Meningkatkan Produksi Budidaya Lobster

6. Raja Brawijaya-Universitas Brawijaya

Inovasi Teknologi Grading dan Counting Benih Udang Berbasis Artificial Intellegence Terintegrasi IoT

7. VEGGIN (Vaname Egg Incubator)-Universitas Brawijaya

Inovasi Inkubator Penetasan Telur Udang Vaname

8. Maggochine-Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo

Konsep Pembuatan Maggochine (Maggot Automatic Machine) Alat Pakan Ikan Mandiri Bahan Baku Maggot di Tengah Pandemi Covid-19.(end)

back top